Dan

Untuk seseorang yang lebih dulu lupa,
Kita pernah membagi tawa, sebelum akhirnya meninggalkan luka

Kita pernah mengusir sepi, sebelum akhirnya menciptakan sepi yang lebih dalam

Kita pernah menghitung bintang bersama, sebelum akhirnya membenci langit yang sama

Kita pernah menunggu hangatnya senja, sebelum akhirnya lari dengan sengaja

Dan

Kita pernah saling menjaga sebelum pada akhirnya menjauh dengan tega.

Kamu, yang namanya masih selalu menjadi sisipan di doaku. Apa kabar?? Semoga orang barumu tak akan menyakitimu seperti yang selalu kau tuduhkan padaku. Semoga pilihanmu tak akan pernah menyisakan ragu. Dan semoga rindu ku tak lagi jadi candu. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s