Baca aja ya. Kali aja kepo

Untuk kamu yang akan bertemu denganku kelak,
Aku adalah gadis sanguinis yang tak jarang juga melankolis, aku ceria namun juga kadang sering merasa sepi. Aku bisa saja bersifat ekstrovert. Tapi di suatu waktu aku juga bisa menjadi introvert. Sangat introvert. Tertutup dengan siapapun. Tentang apapun. 

Sepanjang hari aku bisa tertawa lepas tanpa beban, tapi aku pernah murung dan menangis dalam jangka waktu yang lama. Aku rapuh dengan kata-kata. Aku tunduk dengan semua bentakan. Dalam arti lain. Aku tak bisa dibentak. Aku tak bisa diajak berdiskusi dengan nada tinggi. Apalagi seseorang yang bernada tinggi itu ialah salah satu orang yang paling aku sayang. Aku tidak bisa. Dan mungkin tak akan pernah bisa. Jadi aku mohon, jangan sering bicara dengan nada tinggi ke arahku. Karena aku akan menangis terisak jika itu terjadi. 

Aku dikenal sahabat dan para teman dekatku sebagai gadis yang manja dan banyak sekali pintanya. Tapi aku tak segan-segan memberi semua perhatian untuk orang yang aku sayang. Begitupun untuk kamu kelak. Aku akan rela membuatkanmu apapun yang kamu suka agar kamu bisa tersenyum disepanjang hari. Aku akan berusaha sebisa mungkin agar selalu menjaga mood mu setiap waktu. Dan jika saja moodmu sedang turun dan kacau, aku tak akan pernah diam saja. Aku akan membuatmu kembali tertawa meski aku harus melakukan hal bodoh sekalipun. Karena tawa orang-orang yang aku sayang adalah bagian dari kebahagianku yang tak pernah bisa aku dapatkan dari orang lain.

Namun, jika suatu hari nanti aku banyak sekali manyun, jutek, marah dan apapun. Aku tak pernah mau sendiri. Karena aku bukan orang yang gampang menaikkan moodku sendiri, aku butuh ditemani orang-orang yang aku sayang. Aku selalu berharap mereka membantuku lepas dari keadaan kacauku. Begitupun kamu kelak. Jangan pernah meninggalkan aku selagi aku sedang dalam keadaan unmood. Aku benci itu. 

Dan jika suatu hari nanti aku berkata “aku mau itu..” dengan menunjuk ke suatu arah. Itu adalah bentuk ungkapanku bahwa aku tak lagi merasa canggung denganmu. Bahwa kita sudah tak lagi ada sekat. Seperti aku dengan sahabat-sahabatku. Seperti itu pula aku denganmu nanti. Bahkan bisa lebih. Biasanya aku mengeluarkan kata-kata itu dengan selingan ekspresi manja. Aku gatau. Itu muncul begitu saja. 

Dan lagi, aku adalah pengoleksi barang-barang dari orang yang aku sayang meski hanya sekedar bungkus permen sekalipun. Karena bagiku, barang adalah hal paling ampuh untuk mengingatkanku pada suatu kenangan di masa lalu. Jadi jangan heran, jika nanti ada tempat khusus untuk menaruh semua barang darimu. Entah itu bagimu penting atau tidak, tapi semua akan menjadi penting bagiku.

Sesuatu yang identik lagi denganku adalah, aku senang bercerita. Menceritakan semua kejadian yang aku ingin bagi dengan orang yang aku sayang. Seperti aku membaginya dengan sahabatku. Mereka adalah pendengar terbaik yang pernah aku miliki. Jadi untuk kamu, aku pesan sisihkan sedikit waktumu untuk sekedar mendengarkan ceritaku. Karena didengar adalah sesuatu yang paling aku segani. Setelah ceritaku selesai. Aku akan dengan senang hati mendengarkan semua ceritamu. Atau kita tukarkan posisi. Kamu dulu yang cerita. Setelah itu baru aku. 

Kita sambung lagi dilain waktu ya…

Akan aku ceritakan lagi siapa aku šŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s