Cerita pribadi

Beberapa abjad

Jika sudah tidak lagi ku pertahankan, bukan berarti kamu sudah ku lupakan. Aku hanya ingin menyimpannya sendiri. Karena percuma membagi rasa bersamamu. Yang ada, lagi-lagi aku hanya berjuang sendiri. 

Kamu adalah seorang yang selalu kutunggu kabar dan messagenya. Tapi kamu juga seorang yang sering kali lupa memberikanku itu. Bukankah hanya menyapaku lewat beberapa abjad saja sudah cukup membuatku bahagia? Aku pun sudah terlalu sering mengingatkan, mungkin kamu juga sudah bosan untuk diingatkan. 

Jika kita memang sudah tak seirama, jika kamu juga sudah terus merasa terkekang, dan jika setiap ucapanku tak pernah lagi kamu pikir mendalam. Aku hanya ingin melepas. Melepas apa yang nyatanya memang sudah waktunya dilepas. 

Aku pernah menitipkan hati, dan kamu pernah berusaha untuk tidak menyakiti. Namun, jika kini kamu yang lebih dulu berhenti mencintai, izinkan aku untuk pergi dengan permisi. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s